tanpa makna




Cinta hanya milik mereka
Yang tau akan artinya
Ku coba tuk mengerti
Ku coba tuk pahami

Aku tak pantas dapatkan itu
Jangankan tuk duduk di sampingmu
Menatap saja aku tak mampu
Meski dalam hatiku
Ingin ku ucap padamu
Aku mencintaimu

Entah
Waktu itu aku sekedar sampah
Aku selalu di pandang sebelah mata
Di anggap tak berguna

Tetapi itu proses hidupku
Dimana aku harus bersaing bertahan
Entah kawan atau lawan entah
Tersungkur terjatuh dan berdiri lagi

Setiap luka yang kuterima adalah pelajaran
Pedih sakit kedinginan sendirian  
Tak tau lawan kawan semua siap menikam
Dalam seleksi alam liar
Membuat semangat jiwaku besar
Tatapan mataku semakin tajam
                                                                 
Sekarang aku kembali
Dengan tanda luka di tubuh ini
Tapi semua tak seperti dulu lagi
Kembali aku merasa nanar
Tetapi aku tersadar

Meski jalanku tak gontai lagi
Yang ku tahu aku harus tetap berjalan
Banyak orang yang harus di selamatkan
Banyak orang yang butuh bantuan
Ku lakukan dalam pengabdian
Sampai ajal ku datang menjemputku
Aku lukaku dan senyuman terahkirku
Itulah hal terbaik dalam hidupku 

Karna ku tahu 
aku tak mungkin ke surgaNya
Karena Luka Tubuh ini
Yang ku tahu di sisa waktuku
Hanya lakukan yang terbaik
Untuk sebuah penebusan dan pengabdian

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »