Terluka




Pagiku tak lagi tersenyum
Seperti tertutup mendung kelabu
 Alam pun memberi tanda kebisuanku
Dengan syairku yang pilu

Kembali ku terpuruk terjerembab
Hingga ku terluka lagi
Adilkah untukku
Jika kau menuntutku

Aku ingin selamatkanmu
Tapi saat ku raih
Kau bagai butiran debu
Hancur tak berujud

Dimana saat angin bertiup
Kau masuk dimataku
Hingga aku menjerit kesakitan
Semakin ku usap semakin ku terluka

Sakit pedih yang kurasa
Hingga meluluhkan air mataku
Hinggaku tak bisa melihatmu
Karena luka yang kau beri di mataku

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »